Trump Disebut Tawarkan Keringanan Sanksi-Pencairan Aset Iran, Benarkah?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Media AS, Axios dan CNN, melaporkan bahwa Presiden Donald Trump bersedia memberikan keringanan sanksi dan mencairkan aset Iran yang dibekukan sebagai imbalan atas kemajuan konkret program nuklir Teheran. Namun, Trump membantah keras laporan Axios melalui Truth Social dan menyebut berita tersebut sebagai hoaks.
Klaim ini muncul setelah Trump menolak usulan gencatan senjata tujuh hari dari Iran. Iran sebelumnya meminta penghentian permusuhan di Timur Tengah, pencabutan sanksi minyak, penghentian blokade pelabuhan, serta pencairan aset senilai US$ 12 miliar (sekitar Rp 214,9 triliun) sebagai syarat pembukaan kembali Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 28 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Dunia Kompak Menguat Usai Donald Trump Tolak Proposal Perdamaian
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.24
Donald Trump Tolak Mentah-mentah Proposal Iran! Selat Hormuz Makin Memanas, Teheran Masih Gigit Jari?
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 10.39
Mojtaba Bilang AS Akan Hengkang dari Timur Tengah usai Terima Pukulan Menyakitkan
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 22.01
Iran Tangkap Drone Bawah Laut AS, Bakal Pulihkan Data di Dalamnya
Berita terkait
Mantan Diplomat AS Ini Sebut AS Bisa Mengalami Krisis Akibat Sanksi ke Iran
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 16.20
Setelah Dikritik Trump, Korsel Bersiap Kirim Armada Angkatan Laut ke Selat Hormuz
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 13.43
Klaim AS Kendalikan Selat Hormuz, Trump Usul Diubah Jadi 'Selat Trump'
Detik.com · 2 September 2026 pukul 23.02
AS Serang Iran Lagi, Target Peluncur Roket di Dekat Selat Hormuz
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 05.34