Trump Klaim Houthi Sepakat Tak Akan Serang AS di Tengah Gempuran ke Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Trump mengklaim Houthi di Yaman sepakat tidak menyerang AS meski meningkatkan serangan melawan Arab Saudi. Trump menyatakan komunikasi terus dipelihara dengan Houthi yang mengaku tidak ingin berperang melawan AS. Keterangan ini muncul di tengah peningkatan serangan Houthi yang tak lima ini mencapai Riyadh, Saudi Arabia. Houthi juga melancarkan serangan cepat di Yaman, merebut wilayah dari pemerintah yang didukung Saudi. Trump sedang menimbang keputusan terkait Iran setelah operasi militer AS dan Israel pada Februari 2024 yang kini berlangsung kebuntuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 September 2026 pukul 23.49
Trump Klaim Dihubungi Houthi Usai Saudi Diserang: Mereka Tak Mau Lawan AS
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 17.23
Rudal Houthi Guncang Riyadh, AS Waspada Eskalasi dan Trump Gelar Rapat Darurat
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 16.20
Kesalahpahaman Saudi dan AS Picu Serangan Houthi Tak Bisa Dibendung
CNBC Indonesia · 19 September 2026 pukul 21.45
Trump Mau Bangun Pusat Militer Raksasa di Greenland, Ngaku Sudah Deal
Berita terkait
Trump Sebut Houthi Minta AS Tak Ikut Campur Konflik di Yaman
Detik.com · 12 September 2026 pukul 19.11
AS Tegaskan Dukungan untuk Pemerintah Yaman di Tengah Eskalasi Houthi
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.28
Trump Dukung Penuh MBS, AS Berikan Bantuan Intelijen dan Target Serangan
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 21.30
Ledakan Terdengar di Riyadh, Otoritas Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
Detik.com · 19 September 2026 pukul 08.11