Trump rencanakan AS akan kembali serang Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menyatakan pada Senin (31/8) bahwa militer AS tidak menutup kemungkinan untuk kembali menyerang Iran jika diperlukan. Trump menyebut sebagian besar pemimpin Iran telah tewas, serta angkatan laut, udara, dan peralatan pengawasan Iran hampir seluruhnya rusak. Namun, ia tidak menutup kemungkinan serangan lanjutan. Axios melaporkan Trump mempertimbangkan serangan terbatas untuk mencegah Iran memulihkan kemampuan militernya dan mengurangi risiko serangan Iran terhadap kapal tanker serta aset militer AS di Selat Hormuz. Pada Minggu, ledakan di Pulau Larak, Iran, diduga hasil serangan AS menargetkan peluncur rudal Iran. Iran melaporkan menembakkan rudal ke kapal AS di Selat Hormuz. CENTCOM menyatakan serangan untuk mencegah Iran menanam ranjau di Selat Hormuz. Konflik antara AS dan Iran mencapai puncak pada Februari 2026 dengan serangan bersama AS-Israel, diikuti balasan Iran. Kemudian kedua pihak menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan, namun kembali bermusuhan dalam waktu singkat. Saat ini konflik belum terselesaikan dengan tidak ada permusuhan aktif, Washington meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 10.48
AS Ancam Serang Iran Lagi, Trump: Lihat Saja Apa yang Terjadi
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.37
Memanas, Trump Ancam Hancur Leburkan Pulau Kharg Iran!
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 10.01
Iran Balas AS, Luncurkan Rudal hingga Gempur Kapal di Selat Hormuz
JawaPos · 1 September 2026 pukul 10.45
Trump Ancam Balas Iran 'Dengan Keras', Harga Minyak Mentah Dunia Makin Panas!
Berita terkait
Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Dinilai 'Babak Belur' Perang Lawan Iran
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.34
Trump Sebut Selat Hormuz Bakal Jadi Milik AS, Iran: Itu Kebohongan
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 20.00
Trump disebut "bercanda" soal deklarasi Selat Hormuz jadi wilayah AS
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 15.24
Trump Klaim Bakal Kuasai Selat Hormuz, Iran Reaksi Keras: "Akan Tetap Milik Iran!"
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.46