Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Trump rencanakan AS akan kembali serang Iran

Presiden AS Donald Trump menyatakan pada Senin (31/8) bahwa militer AS tidak menutup kemungkinan untuk kembali menyerang Iran jika diperlukan. Trump menyebut sebagian besar pemimpin Iran telah tewas, serta angkatan laut, udara, dan peralatan pengawasan Iran hampir seluruhnya rusak. Namun, ia tidak menutup kemungkinan serangan lanjutan. Axios melaporkan Trump mempertimbangkan serangan terbatas untuk mencegah Iran memulihkan kemampuan militernya dan mengurangi risiko serangan Iran terhadap kapal tanker serta aset militer AS di Selat Hormuz. Pada Minggu, ledakan di Pulau Larak, Iran, diduga hasil serangan AS menargetkan peluncur rudal Iran. Iran melaporkan menembakkan rudal ke kapal AS di Selat Hormuz. CENTCOM menyatakan serangan untuk mencegah Iran menanam ranjau di Selat Hormuz. Konflik antara AS dan Iran mencapai puncak pada Februari 2026 dengan serangan bersama AS-Israel, diikuti balasan Iran. Kemudian kedua pihak menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan, namun kembali bermusuhan dalam waktu singkat. Saat ini konflik belum terselesaikan dengan tidak ada permusuhan aktif, Washington meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait