Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Trump Setujui Regu Tembak untuk Eksekusi Pembunuh 13 Orang di Pangkalan AS

Presiden AS Donald Trump menyetujui eksekusi mati dengan regu tembak untuk Nidal Hasan, terpidana pembunuhan 13 orang di Pangkalan Fort Hood, Texas, pada 2009. Ini menjadi eksekusi militer AS pertama sejak 1961. Hasan, psikiater Angkatan Darat, menembak 13 personel militer serta menyebabkan 30 korban luka, semua tentara. Serangannya dipengaruhi Al-Qaeda dan terkait komunikasi dengan ulama radikal Anwar al-Awlaki. Hasan dipenjara di 2013 setelah menolak pertahanan, tidak menghadirkan saksi, serta mengaku membantah dakwaan. Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyatakan keadilan bagi korban diperlukan tanpa penundaan. Eksekusi akan ditetapkan waktunya oleh Angkatan Darat sesudah persidangan selesai.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait