Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Tutup Kebocoran! Produksi Bijih Timah RI Melejit 10 Kali Lipat

PT Timah Tbk (TINS) melaporkan produksi bijih timah di Belitung melonjak hampir 10 kali lipat, dari rata-rata 1.000-1.200 ton per tahun menjadi sekitar 10.000 ton setelah pemerintah melakukan penertiban yang berhasil menekan kebocoran produksi. Direktur Utama Restu Widiyantoro menyampaikan, kegiatan penertiban oleh Satgas PKH dan Satgas Tri Sakti menjadi kunci penutupan kebocoran tersebut. Namun, lonjakan produksi ini tidak sejalan dengan alokasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Timah untuk Belitung pada 2026 yang hanya sebesar 3.000 ton. Kuota tersebut pun habis hanya dalam waktu dua setengah bulan akibat tingginya aktivitas penambangan masyarakat. Setelah kuota terpenuhi, PT Timah tidak dapat menyerap hasil produksi masyarakat, sehingga memicu aksi demonstrasi yang berujung pada kerusakan kantor perusahaan. Untungnya, tidak ada korban dalam insiden tersebut. Untuk menyelesaikan kondisi ini, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2006 sebagai solusi, meskipun periode berlakunya hanya satu tahun.

Berita terkait