Uang Pemda Dipangkas, Prabowo Bongkar Masalah APBD dan Ongkos Politik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) karena selama 25 tahun desentralisasi, banyak pemerintah daerah tidak menggunakan anggaran sesuai tanggung jawab. Ia menyoroti kasus sekolah runtuh akibat tidak ada pemeliharaan dan jalan kabupaten/provinsi tidak diperbaiki meski menjadi tanggung jawab daerah. Prabowo menilai ini memaksa pemerintah pusat turun tangan melalui Instruksi Presiden. Ia juga mengungkapkan perkiraan kebocoran APBN dan APBD mencapai 30%, sebagian karena ongkos politik memenangkan pemilihan kepala daerah yang semakin mahal, seperti Rp50 miliar untuk bupati dan Rp200 miliar untuk gubernur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 23.30
Prabowo Sindir Banyak Pemda Belum Gunakan Anggaran dengan Baik
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 20.55
DPRD DIY harap Menkeu yang baru evaluasi kebijakan pemangkasan TKD
Berita terkait
30 Tahun Otonomi, 86% Daerah RI Belum Mandiri Fiskal
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 09.00
Bima Arya Ungkap Fakta Banyak Daerah Bergantung Transfer Dana Pusat
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 20.15
Soal SDA, Prabowo: RI Kuat, Punya Nikel, Tembaga-LTJ Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 11.55
Reaksi Pramono Usai Dipuji Prabowo
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 11.54