Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

UMKM dalam Bayang-Bayang Pungli, Hambatan Nyata bagi Pertumbuhan Ekonomi Rakyat

Praktik pungutan liar (pungli) masih menjadi hambatan serius bagi perkembangan UMKM di Indonesia, seperti yang dialami oleh usaha kuliner food truck Bolosego di kawasan Alun-Alun Kidul Yogyakarta. Pemiliknya, Dyah Laily Fardisa, sempat dimintai tarif parkir sebesar Rp 2,5 juta per hari, yang kemudian diturunkan menjadi Rp 1 juta setelah negosiasi. Pengamat sosial ekonomi dari Fisipol UGM, Hempri Suyatna, menilai kasus ini hanyalah puncak gunung es dari berbagai praktik ilegal serupa yang sering dihadapi para pelaku UMKM. Menurutnya, pungli tidak hanya terbatas pada retribusi parkir liar, tetapi juga berpotensi merambah ke aspek lain seperti birokrasi perizinan dan fasilitas usaha. Jika dibiarkan, pungli dapat menjadi budaya negatif yang mencekik ruang gerak UMKM untuk berkembang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait