Jakarta · Minggu, 13 September 2026Cari
WargaKonoha

Unhas Gelar InTechSEA 2026 di Jakarta, Dorong Inovasi Berdampak bagi Lingkungan dan Kehidupan Sosial

Universitas Hasanuddin (Unhas) akan menggelar malam penganugerahan Innovation and Technology for Social and Environmental Sustainability (InTechSEA) Awards 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta pada Senin, 14 September 2026. Acara ini merupakan bagian dari upaya Unhas untuk memperkuat perannya sebagai pusat keunggulan berbasis Benua Maritim Indonesia. InTechSEA Awards 2026 dijadwalkan dihadiri Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menko Pangan Zulkifli Hasan, pengusaha Arsjad Rasjid, serta para pemimpin perusahaan dari berbagai sektor. Kementerian ESDM menyambut positif penyelenggaraan acara ini dan mengusulkan kategori Hilirisasi Pertambangan yang relevan dengan agenda peningkatan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia.

Lebih dari 80 perusahaan dari berbagai sektor ikut serta dalam rangkaian InTechSEA Awards 2026, termasuk energi, minyak dan gas, pertambangan, industri, jasa keuangan, hingga perusahaan yang menjalankan program pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan. Di antara peserta yang terlibat adalah PT Pertamina Gas, Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd., PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Hadji Kalla, dan PT Asuransi Kredit Indonesia, bersama puluhan perusahaan lainnya. Keterlibatan korporasi yang signifikan membuat acara ini tidak hanya sebagai ajang pemberian penghargaan, tetapi juga sebagai forum bagi kampus, korporasi, pemerintah, dan inovator untuk membahas peran teknologi dan inovasi dalam menjawab persoalan sosial dan lingkungan.

Malam penganugerahan dirancang sebagai puncak dari seluruh rangkaian InTechSEA 2026. Kehadiran Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memiliki relevansi kuat karena isu-isu utama yang dinilai dalam acara ini berkaitan langsung dengan transformasi sektor energi, seperti efisiensi energi, transisi menuju energi terbarukan, pengurangan emisi, pengelolaan sumber daya, dan hilirisasi.

Berita terkait