Usai Imbauan Walkot, Pengelola Mal Surabaya Kini Pendekkan Pagar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakuwon Group sebagai pengelola mal di Surabaya memutuskan memendekkan pagar di Tunjungan Plaza dan Pakuwon Mall menyusul imbauan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Eri meminta pengelola mal tidak meninggikan pagar demi menjaga estetika kota dan menghilangkan kesan ketakutan masyarakat. Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi menyatakan langkah ini murni untuk menjaga citra dan keindahan Kota Surabaya.
Proses pemendekan dilakukan dengan membongkar pagar yang terpasang, memotongnya lebih pendek, lalu memasangnya kembali. Penataan difokuskan pada dua lokasi karena tinggi pagar dinilai mengganggu tampilan bangunan utama mal. Eri Cahyadi sebelumnya telah bertemu sejumlah pengelola mal dan menekankan bahwa Surabaya adalah kota aman sehingga pagar tinggi tidak diperlukan.
Pemasangan pagar tinggi dan runcing oleh mal-mal Pakuwon Group di Surabaya pada awal Juli 2026 sempat memicu perbincangan di media sosial. Banyak warganet mengaitkan hal itu dengan antisipasi lesunya ekonomi, namun pihak pengelola membantahnya. Setidaknya empat mal terlibat, yakni Pakuwon Mall, Royal Plaza, Pakuwon City Mall, dan Tunjungan Plaza.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.06
Ikuti Imbauan Eri Cahyadi, Pakuwon Group Pendekkan Pagar Tunjungan Plaza & Pakuwon Mall
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.09
Eri Cahyadi Ungkap Alasan Pemkot Surabaya Tak Minta Mal Bongkar Pagar Tinggi
Berita terkait
Walkot Eri Minta Pengelola Mal Bongkar Pagar Tinggi: Surabaya Ini Aman
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 07.38
Digugat Rp25 Miliar Soal Ruko Ngagel, Eri Cahyadi Tak Gentar dan Siap Hadir di Pengadilan
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.07
Eri & Cak Ji Digugat Rp25 Miliar Buntut Sengketa Ruko, Miko Saleh Singgung Transparansi Pemkot
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 00.20
Pemilik Jaringan Mal Lippo dan Pakuwon Sepakat Bongkar Pagar Tinggi
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 13.22