Walkot Eri Minta Pengelola Mal Bongkar Pagar Tinggi: Surabaya Ini Aman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta pengelola mal di Surabaya menurunkan pagar tinggi yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Eri menegaskan Surabaya adalah kota yang aman sehingga pagar setinggi 2,5-3 meter itu tidak perlu terlalu tinggi karena merusak estetika dan memberikan kesan ketakutan. Ia menyebut hanya dua atau tiga mal yang perlu menurunkan pagar, bukan membongkar seluruhnya.
Beberapa mal milik Pakuwon Group di Surabaya, yakni Pakuwon Mall, Royal Plaza, Pakuwon City Mall, dan Tunjungan Plaza, didirikan pagar di sekeliling areanya. Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi membantah pagar itu berkaitan dengan lesunya ekonomi atau isu sosial-politik. Ia menegaskan kondisi bisnis retail Pakuwon Group justru sedang tumbuh baik semester pertama 2026 dan pagar murni untuk keamanan.
Selain itu, Eri menjelaskan pagar di sekitar mal seperti Tunjungan Plaza Plaza berfungsi mengatur arus keluar-masuk pengunjung agar tidak menyeberang jalan sembarangan. Dishub Surabaya juga memasang barrier beton di Jalan Basuki Rahmat untuk mendorong pejalan kaki menggunakan Jembatan Penyeberangan Orang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.06
Ikuti Imbauan Eri Cahyadi, Pakuwon Group Pendekkan Pagar Tunjungan Plaza & Pakuwon Mall
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.09
Eri Cahyadi Ungkap Alasan Pemkot Surabaya Tak Minta Mal Bongkar Pagar Tinggi
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 21.58
Heboh Mal Bangun Pagar Tinggi lalu Dibongkar, Ini Kata Bos Ritel
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 16.20
Soal Ramai Mal Bangun Pagar Tinggi Lalu Dibongkar, Ini Kata Bos Ritel
Berita terkait
Usai Imbauan Walkot, Pengelola Mal Surabaya Kini Pendekkan Pagar
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 21.16
Riuh Mal Pasang Pagar Tinggi, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 10.50
Upacara HUT Ke-81 RI di Balai Kota Surabaya Diramaikan Tari Kampung Pancasila
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 11.36
Polda Jatim Pastikan Surabaya Kondusif Usai Dua Pos Polisi Dilempari Benda Terbakar
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.53