Usai Kerahkan Senjata di Orbit, AS Kini Siap Perang di Sekitar Bulan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat (AS) melalui Pentagon mengonfirmasi penempatan senjata pengendali ruang angkasa di orbit Bumi. Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, menegaskan bahwa militer AS kini harus bersiap menghadapi potensi pertempuran di ruang cislunar, yaitu wilayah antara orbit tinggi Bumi hingga sekitar Bulan.
Langkah ini diambil sebagai respons atas peringatan intelijen bahwa negara-negara lawan berupaya memperluas medan perang ke luar angkasa. Letnan Jenderal Gregory Gagnon dari US Space Force menyatakan bahwa tugas mereka adalah mempersiapkan pertahanan kepentingan AS seiring dengan semakin jauhnya jangkauan manusia di ruang angkasa. Pengumuman ini memicu pertanyaan terkait norma internasional yang selama ini menetapkan luar angkasa sebagai wilayah damai dan non-militer.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 17.09
China Serukan AS Setop Persiapkan Perang di Luar Angkasa
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.00
Rusia Kritik AS: Luar Angkasa Harus Bebas dari Senjata Apapun!
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.42
AS Akui Punya Senjata di Luar Angkasa, Untuk Hadang Rusia-China?
Berita terkait
Inspektur Jenderal Pentagon Akhirnya Akui AS Kekurangan Amunisi akibat Perang Iran
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 12.49
Rudal Baru Iran Diklaim Punya 'Mata' untuk Buru Kapal Perang AS
Detik.com · 12 September 2026 pukul 17.45
Super Garuda Shield 2026 Uji Serangan Gabungan Darat, TNI Kerahkan F-16 hingga Astros
VOI · 10 September 2026 pukul 08.07
Iran Sindir Militer AS sebagai 'Elang Kertas' Usai Serang Pesta Pernikahan
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 22.45