Usai Libur Panjang, BI Prediksi Belanja Masyarakat Mulai Melambat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) memperkirakan penjualan eceran pada Juli 2026 akan terkontraksi 0,3% secara bulanan (mtm). Angka ini lebih baik dibandingkan Juli 2025 yang terkontraksi 4,1% (mtm). Kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta peralatan informasi dan komunikasi diperkirakan menjadi penekan utama. Sementara itu, kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya serta barang budaya dan rekreasi diperkirakan meningkat dan menahan kontraksi lebih dalam, seiring masuknya periode sekolah.", "Sebelumnya, Survei Penjualan Eceran (SPE) Juni 2026 menunjukkan kinerja yang relatif stabil. Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2026 tercatat 225,0 atau minus 3,0% secara tahunan (yoy), membaik dari bulan sebelumnya yang minus 3,9% yoy. Secara bulanan, penjualan eceran Juni 2026 tumbuh 0,7% (mtm), setelah sebelumnya terkontraksi 1,5% (mtm). Pertumbuhan ini didorong kelompok barang lainnya, suku cadang dan aksesori, serta perlengkapan rumah tangga lainnya, yang masing-masing tumbuh 6,9%, 3,7%, dan 2,8% (mtm).", "Beberapa kelompok masih tumbuh signifikan secara tahunan, seperti suku cadang dan aksesori yang naik 18,8% yoy. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta sandang masih terkontraksi, masing-masing minus 3,6% yoy dan minus 3,1% yoy. BI menyebut perkembangan ini didorong terjaganya permintaan masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah.", "tags": ["penjualan eceran", "bank indonesia", "ekonomi", "belanja masyarakat"]
Bagikan
Berita terkait
Hilang 42 Hari, Pria di Cilegon Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 03.53
PT Palma Pertiwi Makmur Bantah Isu Terima APBN untuk Ketahanan Pangan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 03.50
Gempa NTT 7,7 M: Bantuan Mengalir, Rumah Sakit Lapangan Disiapkan
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 03.47
Tak Sekadar Diskon, Reward Jadi Cara Ritel Pertahankan Pelanggan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 03.42