Ngeri, Segini Kerugian Negara Akibat Banjir Bandang Nepal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana banjir bandang di Nepal yang dipicu oleh runtuhnya gletser menyebabkan kerugian diperkirakan antara US$ 4 miliar hingga US$ 5 miliar (Rp 70,8 triliun hingga Rp 88,5 triliun), setara dengan hampari 10% dari total ekonomi negara tersebut. Menteri Keuangan Nepal, Swarnim Wagle, menyampaikan bahwa ini merupakan perkiraan awal dan jumlahnya jauh lebih rendah dibandingkan biaya rekonstruksi pasca gempa bumi 2015 yang mencapai US$ 9 miliar. Bencana ini telah menewaskan lebih dari 600 orang di wilayah Nepal dan Tibet, China, sementara lebih dari 2.000 orang masih dinyatakan hilang. Banjir juga menyapu bersih jembatan, jalan raya, dan memberikan kerusakan struktural pada sejumlah stasiun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) utama yang menyumbang lebih dari 12% dari total kapasitas pembangkit nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 15.20
Banjir Bandang Mematikan di Nepal, Apakah Krisis Iklim Berperan?
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 12.41
Rekayasa Manusia Dinilai Perparah Dampak Banjir Bandang di Nepal
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 08.22
China Peringatkan Bencana Lanjutan Pascabanjir di Perbatasan Nepal
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.01
Runtuhnya Gletser Pemicu Banjir Bandang Nepal Tercatat Setara Gempa M 5,2
Berita terkait
Lebih dari 1.400 orang hilang akibat banjir bandang di Nepal-China
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 09.45
USGS: Banjir bandang di Nepal dipicu runtuhnya gletser
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 21.15
Apa Penyebab Banjir Bandang Nepal, Hantam Warga Meski Tak Ada Hujan?
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.50
Nepal Itu Pegunungan, Kok Bisa Dilanda Banjir Bandang Dahsyat? Ini Pemicunya
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 13.25