Usulan Pembatasan Jabatan Menteri bagi Non-Muslim Picu Kontroversi di Malaysia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Parti Islam Se-Malaysia (PAS) Abdul Hadi Awang mengusulkan pembatasan jabatan Kabinet bagi non-Muslim, hanya boleh menjabat pada portofolio pelaksanaan kebijakan sementara kebijakan bersifat perumusan harus ditanggung Muslim. Usulan ini dikritik oleh anggota parlementer DAP, Ramkarpal Singh, serta Dewan Konsultatif agama non-Muslim sebagai bertentangan dengan konstitusi dan mengindikasikan upaya PAS menukar Malaysia menjadi negara teokrasi Islam. Hadi pernah membuat pernyataan serupa pada 2013 mengenai peran non-Muslim dalam Kabinet serta peran Muslim sebagai perdana menteri dan penanggung jawab kebijakan utama.
Bagikan
Berita terkait
MK Respons Desakan Koalisi Sipil soal Segera Putus Uji Materi UU TNI
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.47
Presiden Korsel Tegaskan Tak Akan Perpanjang Masa Jabatan
kumparan · 10 September 2026 pukul 15.42
Ditanya Kelanjutan Paket Prabowo-Gibran, Partai Demokrat: Koalisi Kami dengan Pak Prabowo
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 14.42
Pakar Sebut PPHN Jaga Arah Pembangunan Nasional meski Presiden Berganti
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.45