Video: Peran Pusat Logistik Saat Rantai Pasok Terganggu Efek Perang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di tengah ketidakpastian geopolitik global dan gangguan rantai pasok akibat konflik di Timur Tengah, Pusat Logistik Berikat (PLB) menjadi solusi penting bagi perusahaan untuk mengatasi keterlambatan pengiriman barang. Menurut Ety Puspitasari Tjiptojo, Direktur Logistik dan Distribusi CKB Logistics, PLB berperan sebagai tempat penyimpanan logistik untuk barang dalam kuantitas besar, sehingga membantu mengurangi biaya logistik dan mencegah penumpukan barang di pelabuhan utama selama proses administrasi.
CKB Logistics juga memperkuat sistem logistiknya dengan meningkatkan kapasitas angkutan udara, darat, dan laut, guna memastikan layanan dapat mencapai seluruh wilayah Indonesia, dari Sumatra hingga Papua. Namun, industri logistik masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang meningkatkan biaya operasional, serta kelangkaan BBM yang mengganggu aktivitas pengiriman. Kenaikan harga suku cadang (sparepart) juga mempengaruhi kinerja operasional perusahaan.
Akibat tekanan biaya yang meningkat, banyak perusahaan logistik dituntut untuk melakukan efisiensi operasional. Meskipun demikian, PLB dan penguatan infrastruktur transportasi tetap menjadi kunci untuk menjaga kelancaran distribusi barang di tengah kondisi yang dinamis. Prospek industri logistik diperkirakan akan terus berkembang, asalkan ketersediaan infrastruktur dan kebijakan pendukung tetap optimal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 03.03
Diperlukan Sinergi & Kekompakan Semua Pihak Untuk Mengatasi Kemacetan di Ketapang
Berita terkait
Kapasitas Pelabuhan Naik, Rantai Logistik Darat Diperkuat
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 12.49
Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat
Detik.com · 24 September 2026 pukul 12.08
Penutupan Jalan Jagir Surabaya Buntut Aksi Sopir Truk Bisa Rugikan UMKM
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 18.49
Video: Truk ODOL Dilarang Melintas 2027, Bisnis Logistik Komentar Ini
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 18.10