Video: Prabowo Bangun PLTS 100 GW, Bisnis PLTS Atap Kecipratan Cuan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto bersiap meresmikan pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 Gigawatt (GW) untuk memperkuat ketahanan energi dan meningkatkan bauran energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah RI dalam mendorong percepatan transisi energi nasional.
Data menunjukkan bahwa implementasi PLTS di Indonesia saat ini baru mencapai 1,5 GW, sehingga potensi pengembangan masih sangat besar, terutama di sektor residensial atau PLTS Atap dan sektor bisnis. CEO SolarKita, Amarangga Lubis, optimistis terhadap prospek pengembangan EBT nasional dengan peluang bisnis yang meluas. Namun, tantangan utama masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang manfaat energi surya perlu diatasi untuk mendukung adopsi yang lebih luas.
Proyek 100 GW ini diharapkan dapat mempercepat diversifikasi energi Indonesia menuju sumber yang lebih bersih dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru dalam rantai pasok energi terbarukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 16.45
Potensi Energi Bersih RI Jumbo, Baru Terpakai 16,32 GW
Berita terkait
Bangun 100 GW Energi Surya, Prabowo: Matahari RI Tak Boleh Terbuang!
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.19
Bahlil: Peresmian Tahap I PLTS 100 GW Akan Digelar di Bali
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.00
Kejar PLTS 100 GW, Prabowo Hitung Penghematan Rp73,9 Triliun per Tahun
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.20
Prabowo Targetkan Bangun 30 GW PLTS Tahun Ini, 13 GW PLTD Dipensiunkan
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.16