Jakarta · Minggu, 4 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Video: Prabowo Dorong B50, Ini Efeknya ke Harga dan Ekspor CPO RI

Pemerintah Indonesia akan menerapkan Program Biodiesel B50 per 1 Oktober 2025 untuk meningkatkan ketahanan energi dan mengurangi impor BBM. Program ini diperkirakan meningkatkan permintaan Crude Palm Oil (CPO) hingga 16 juta ton per tahun, setara dengan 50% kebutuhan minyak sawit dalam negeri. Implementasi penuh B50 membutuhkan peningkatan produksi minyak sawit untuk memenuhi tiga kebutuhan sekaligus: bahan bakar nabati, pasar domestik, dan ekspor.

Menurut Salma Laiqa, ESG Analyst CNBC Indonesia Research, keberhasilan program ini sangat bergantung pada penerimaan masyarakat terhadap penggunaan B50. Jika dilaksanakan secara penuh, kebutuhan CPO hanya untuk bahan bakar bisa mencapai 16 juta ton per tahun. Hal ini menuntut eksploitasi tambahan kapasitas produksi untuk menjaga keseimbangan antara pasokan domestik dan ekspor.

Analisis lebih lanjut mengenai dampak ekonomi dan lingkungan dari implementasi B50 disampaikan dalam program Squawk Box, CNBC Indonesia, Jumat 2 Oktober 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait