Video: Produksi Vaksin Demam Tifoid , Bio Farma Butuh Waktu 7 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bio Farma, induk holding BUMN farmasi, meluncurkan Bio-TCV (Typhoid Conjugate Vaccine), vaksin tifoid konjugat hasil kolaborasi dengan International Vaccine Institute (IVI). Vaksin ini dikembangkan secara lokal untuk meningkatkan kemandirian industri farmasi nasional. Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menyatakan bahwa produksi vaksin ini membutuhkan waktu sekitar tujuh tahun untuk mencapai skala komersial penuh. Transformasi bisnis dan restrukturisasi keuangan dilakukan agar operasional lebih efisien, termasuk 'pruning' produk yang tidak efisien dan optimalisasi model bisnis distribusi melalui Kimia Farma hingga apotek resmi. Beberapa perusahaan di bawah BUMN Farmasi juga mendapatkan injeksi pembiayaan untuk memperkuat likuiditas dan pertumbuhan. Bio-TCV menjadi langkah strategis dalam penguatan fundamental keuangan dan kemandirian produksi vaksin di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Video: Vaksin RI Mendunia, Bio Farma Ekspor Vaksin Polio ke 150 Negara
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.52
Video:Bos Bio Farma Soal Impor Bahan Baku - Jurus Tekan Biaya Produksi
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.06
Video: Bos Bio Farma dan Strategi Reformasi BUMN Farmasi Era Danantara
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.27
Bos Bio Farma Buka-bukaan Soal Transformasi dan Pengembangan Bisnis
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.21