Wacana Pelebaran Defisit Anggaran: Risiko Utang dan Kualitas Belanja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wacana pelebaran defisit anggaran di atas batas 3% dari PDB menimbulkan risiko peningkatan beban utang pemerintah. Menurut Prof. Rahma Gafmi dari Universitas Airlangga, pelebaran defisit berkelanjutan akan meningkatkan rasio utang terhadap PDB dan mempersempit ruang fiskal di masa depan. Pelebaran defisit juga meningkatkan kebutuhan pembiayaan melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN), yang berpotensi mendorong kenaikan imbal hasil dan biaya utang jika tidak dikelola dengan hati-hati. Selain itu, kebijakan ini dapat memicu efek crowding out, di mana kenaikan suku bunga domestik meningkatkan biaya pinjaman sektor swasta dan menekan investasi serta aktivitas ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 18.45
RUU Keuangan Negara: LPEM UI Minta Aturan Defisit 3 Persen Lebih Fleksibel
Berita terkait
AS Terlilit Utang Rp712 Ribu T, Siapa Pemberi Pinjamannya?
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 10.30
DPR Mau Perbesar Defisit Anggaran, Wamenkeu: Harus Tetap di Bawah 3 Persen
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.45
Suahasil dan Ujian Mengembalikan Kepercayaan pada APBN
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 16.41
Ekonom nilai penunjukan Suahasil jaga kesinambungan kebijakan fiskal
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 17.21