AS Terlilit Utang Rp712 Ribu T, Siapa Pemberi Pinjamannya?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Utang pemerintah Amerika Serikat mencapai US$40 triliun (Rp712 ribu triliun) pada Agustus 2026, rekor baru sejarah. Dari total utang US$40 triliun, US$32,3 triliun berada di tangan publik melalui surat utang, sementara US$7,8 triliun merupakan utang antar instansi pemerintah. Pertumbuhan utang didorong oleh pergeseran demografi (penuaan populasi Baby Boomers), kebijakan fiskal yang memotong pajak namun tetap meningkatkan belanja, seperti Tax Cuts and Jobs Act 2017, stimulus pandemi, dan One Big Beautiful Bill 2025. Defisit anggaran mencapai US$1,8 triliun dalam 10 bulan pertama tahun fiskal 2026. Beberapa dekade pemerintah gencar memangkas pajak namun tetap menghasilkan belanja jumbo untuk Jaminan Sosial dan Medicare. Kenaikan yield surat utang AS, termasuk 30 tahun mencapai level tertinggi sejak 2007, memicu lonjakan biaya bunga hingga diproyeksikan melampaui US$1 triliun per tahun. Dampaknya, suku bunga kredit perumahan, hipotek, dan pinjaman usaha meningkat, menekan dompet konsumen secara luas.
Bagikan
Berita terkait
Amerika Terjerembab ke Jurang Utang Rp712 Kuadriliun
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.43
AS Terjerembab ke Jurang Utang Rp712 Ribu Triliun
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.43
Anak Buah Purbaya Beber Strategi Tarik Utang 2027
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.52
DPR Bahas RAPBN 2027, PDIP Pertanyakan Siapa yang Akan Menikmati Pertumbuhan Ekonomi 6%
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 07.03