Waka DPR Desak BGN Ambil Langkah Tegas Buntut 352 Siswa Lombok Keracunan MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyampaikan keprihatinan terkait kejadian 352 siswa SD di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, NTB yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa mengalami keluhan seperti muntah dan pusing. Sari menegaskan bahwa keselaman dan kesehatan anak harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG yang menyasar anak-anak. Ia meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program di lapangan, termasuk memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjalankan SOP dengan disiplin. Jika ditemukan kelalaian atau pelanggaran prosedur, Sari meminta agar diberikan sanksi tegas agar menjadi pembelajaran dan tidak terjadi lagi di tempat lain. DPR RI juga akan terus menjalankan fungsi pengawasannya terhadap kinerja BGN dan SPPG di berbagai daerah untuk memastikan pelaksanaan MBG sesuai standar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.56
352 Siswa SD di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.30
KPAI Minta Pemerintah Evaluasi Total Program MBG Usai Keracunan Berulang
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.11
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG
ANTARA News · 12 September 2026 pukul 15.59
62 SPPG di Tangerang ditutup karena tak kantongi SLHS
Berita terkait
Pimpinan DPR Minta Korban Keracunan MBG yang Hilang Ingatan Ditangani Serius
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 16.18
Komisi IX DPR Minta Satgas Dibentuk Buntut Kasus Keracunan MBG
Detik.com · 4 September 2026 pukul 10.21
Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan soal Keracunan MBG
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 20.33
Legislator Golkar Minta BGN Evaluasi Keracunan MBG: Tanggung Jawab
Detik.com · 3 September 2026 pukul 18.10