Waka MPR Dorong Kebijakan yang Akui Beban Kerja Domestik & Pengasuhan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie) menekankan bahwa ketimpangan gender tidak akan teratasi tanpa kebijakan yang mengakui beban kerja domestik dan pengasuhan, yang selama ini lebih banyak ditanggung perempuan. Riset Populix menunjukkan perempuan di rumah tangga urban mengorbankan 252 jam tambahan per tahun untuk pekerjaan domestik dibanding laki-laki, setara dengan 31 hari kerja penuh. Survei terhadap 1.000 rumah tangga urban pada Maret-April 2026 juga mencatat perempuan menghabiskan rata-rata 3 jam 14 menit per hari untuk pekerjaan domestik, 27% lebih lama dibanding laki-laki, serta perempuan mencatat skor beban mental dan keputusan lebih tinggi (59,7 dari 100) dibanding laki-laki (48,5).
Bagikan
Berita terkait
Perubahan Aturan Produk Tembakau Bisa Pengaruhi Cukai Rp 47,7 T
Detik.com · 20 September 2026 pukul 13.58
Kelas Menengah Terjepit: Menyelamatkan Kelas Menengah dari Jurang "Turun Kasta"
kumparan · 19 September 2026 pukul 16.00
Prabowo Klaim Harga Pupuk Turun!
Detik.com · 18 September 2026 pukul 21.30
Buruh Tuntut Kenaikan Upah Minimum 7,5 hingga 9,5% di 2027, Ini Dasarnya
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 16.06