Waka MPR Tekankan Transisi ke EBT Harus Dinikmati Industri dan Tenaga Kerja Dalam Negeri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno dalam audiensi Central Java Green Industry Initiative di Semarang menekankan bahwa transisi energi harus memberikan manfaat nyata bagi industri nasional dan tenaga kerja Indonesia. Ia menyatakan Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar teknologi hijau luar negeri, tetapi harus memastikan pertumbuhan industri dalam negeri dan penciptaan pekerjaan berkualitas. Eddy juga menyoroti potensi Jawa Tengah sebagai lokomotif industri hijau, dengan lebih dari 200 GW energi terbarukan. Realisasi investasi provinsi ini pada 2025 mencapai sekitar Rp 110 triliun melalui 105.078 proyek, yang menyerap 418.138 tenaga kerja. Pernyataan ini menegaskan pentingnya strategi transisi energi yang tidak hanya menyelamatkan lingkungan tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.53
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Makin Gemilang, Angka Kemiskinan Terus Berkurang
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.58
Capaian Kinerja Pemprov Jateng di Hari Jadi Ke-81
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.09
Waka MPR Dorong Pengembangan EBT Bermanfaat bagi Industri & Tenaga Kerja
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.35
Todotua: Indonesia Punya Sumber Energi Hijau Besar, Tapi...
Berita terkait
Jawa Tengah Perkuat Daya Tarik Investasi melalui Industri Hijau
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 22.25
Pembangunan PLTS 100 GWp dalam 3 Tahun Dinilai Realistis
JawaPos · 26 September 2026 pukul 16.30
Waka MPR Tekankan Pentingnya Percepat Realisasi Program PLTS 100 GW RI
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.57
Eddy Soeparno Bicara Urgensi Kebut Realisasi PLTS 100 GW di New York
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.52