Todotua: Indonesia Punya Sumber Energi Hijau Besar, Tapi...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu mengungkapkan struktur biaya tinggi masih menghambat pemanfaatan sumber daya alam Indonesia, termasuk energi baru terbarukan (EBT). Dalam Mindialogue 2026 (12/8/2026), ia menegaskan hilirisasi menjadi agenda strategis untuk menciptakan nilai tambah, bukan sekadar volume. Potensi EBT Indonesia mencapai 13 GW dari tenaga surya, panas bumi, dan air, namun kemampuan beli PLN hanya 7 sen per kWh, sedangkan harga jual listrik panas bumi 10 sen per kWh. Di sektor panel surya, Indonesia baru melakukan perakitan padahal 87% komponennya — seperti timah dan bauksit — tersedia dalam negeri, membuat biaya tetap mahal.
Todotua menyoroti kontribusi investasi hilirisasi mencapai 29,7% dari total realisasi investasi Semester I-2026. Peningkatan investasi ini dijadikan andalan untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 8%. Realisasi investasi 2025 melebihi target Rp1.950 triliun sekitar 3%, dan Semester I-2026 sudah menyentuh angka seribu triliunan rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.12
Akselerasi Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.05
Prabowo Ingin Beli Perusahaan Terbaik Dunia dari Keuntungan BUMN
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 18.59
Prabowo perintahkan PLN segera tutup PLTD, total kapasitasnya 13 GW
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.19
Waka MPR Tekankan Transisi ke EBT Harus Dinikmati Industri dan Tenaga Kerja Dalam Negeri
Berita terkait
PLN Butuh Rp 627 Triliun untuk Bangun PLTA 11,7 GW
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.30
Hilirisasi Jadi Fokus Investasi 2027, Rosan Bidik Sektor Nonmineral
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.19
Video: Gali Potensi Mineral Kritis dan EBT, RI Incar Investor Teknologi
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
Menperin Fokus Industrialisasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2027
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.28