Walhi Jateng Minta Rencana Geotermal Gunung Ungaran Tak Mengabaikan Suara Warga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Walhi Jateng meminta pemerintah tidak terburu-buru melakukan eksplorasi panas bumi di Gunung Ungaran, Semarang dan Kendal. Penolakan ini dipicu kekhawatiran atas aspirasi masyarakat yang belum didengar, terutama dari pengalaman di Gunung Lawu, Karanganyar. Nur Colis, Deputi Direktur Walhi Jateng, menyatakan pembangunan energi harus dirumuskan bersama masyarakat dan mendapatkan persetujuan tanpa paksaan. Investasi tidak boleh mengabaikan suara warga atau kondisi lingkungan. Pembangunan skala besar berpotensi menimbulkan masalah bila tidak mempertimbangkan kepentingan lokal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.25
Polda Sumsel Gandeng Mahasiswa Edukasi 2.415 Warga Cegah Karhutla
Berita terkait
Potensi Panas Bumi capai 55 MW, Gunung Ungaran Perlu Dibor 1.900-2.200 Meter
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 00.00
Warga Padarincang: Proyek Berhenti, Penolakan Geothermal Tidak Berakhir
Jaring.id · 20 Agustus 2026 pukul 13.35
Gunung Ungaran Bakal Dibangun PLTP, Bahlil Terbitkan Izin untuk PLN
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 08.35
Kementerian ESDM Terbitkan Izin Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLN
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.40