Wamendagri Bima: Kepemimpinan Kepala Daerah Kunci Kebebasan Beragama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menekankan bahwa kepemimpinan kepala daerah yang kuat, berani, dan adil adalah kunci utama dalam menjaga kebebasan beragama dan mengatasi konflik. Menurut Bima, kerukunan tidak bisa hanya mengandalkan regulasi formal, tetapi harus didukung oleh kolaborasi antara FKUB, akademisi, aktivis, dan seluruh lapisan masyarakat melalui praktik toleransi harian.
Bima mengingatkan bahwa konflik agama dapat membesar dalam waktu singkat, sehingga kepala daerah harus mampu mendiagnosis dan merespons isu secara cepat dan tepat. Pemerintah berkomitmen memperkuat kapasitas kepala daerah agar menjadikan penjagaan kerukunan umat beragama sebagai tugas utama pemerintahan daerah, bukan sekadar pilihan kebijakan.
Bagikan
Berita terkait
Kepala Daerah Didorong Ubah Pembelajaran Menjadi Aksi Nyata
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 12.21
Wamendagri Tekankan Integritas Kepala Daerah untuk Cegah Korupsi
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.51
Gerindra Bongkar Tradisi Kepala Daerah: Timses Jadi Staf, Fiskal Daerah Jebol!
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 05.30
Banyak Diisi Timses, Komisi II DPR Setuju Kepala Daerah Tak Rekrut Staf Baru
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 22.01