Wamendikdasmen: PJJ Bentuk Negara Menjemput Bola, Tidak Sekadar Hadir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) sebagai strategi proaktif untuk menangani anak-anak tidak sekolah di Indonesia. Wakil Menteri Fajar Riza Ul Haq menegaskan negara harus aktif menjemput bola, bukan hanya menyediakan layanan, dengan mendatangi, mendata, dan mengajak anak kembali ke pembelajaran.
Penanganan membutuhkan kerja sama lintas kementerian dan dukungan pemerintah daerah, yang memiliki akses lebih dekat ke masyarakat dari tingkat provinsi hingga desa. Tanpa keterlibatan mereka, pendataan dan pengembalian anak ke sekolah akan sulit dilakukan.
Pemerintah telah membentuk satuan tugas sesuai Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026, dengan Kemendikdasmen terlibat dalam memperkuat tata kelola PJJ untuk efektivitas program.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 09.57
Akses Pendidikan Diperluas, Kemendikdasmen Siapkan PJJ untuk Anak Tidak Sekolah
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 16.56
Mensos Buka MPLS Sekolah Rakyat Gelombang II, Serentak di 65 Titik
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 03.30
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi di Bawah Umur
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 16.21
Pramono Ungkap Penyebab Proyek SDN Cipete Utara 1 Mangkrak
Berita terkait
124 Anak Tidak Sekolah di Jatim Diusulkan Ikuti PJJ, 109 Sudah Lolos Verifikasi
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 19.47
MPLS PJJ Dimulai 3 Agustus 2026, Libatkan 132 Sekolah di Seluruh Indonesia
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 15.53
Prabowo Minta Pemda Hapus Anggaran Ultah: Lebih Baik Naikkan Gaji Guru
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.53
Sekolah Rakyat Lampung Timur, Jembatan Asa bagi yang Membutuhkan
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 07.17