Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Wamendiktisaintek Stella Nilai PJJ di Kampus Belum Diperlukan

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menyatakan bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak perlu diterapkan di seluruh kampus akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Stella hanya mengimbau kampus untuk mengurangi kegiatan perkuliahan di luar ruang terbuka, sementara proses belajar tetap dilakukan secara langsung karena lebih efektif. "Jadi tidak, mungkin saya ralat ya, tidak harus daring sama sekali karena untuk universitas, karena kalau kita belajarnya di dalam," katanya usai rapat di Komisi X DPR pada Senin (7/9). Stella menekankan agar daerah terdampak seperti Jakarta, Banten, dan Lampung menghindari kegiatan di luar gedung karena dampak negatifnya lebih besar daripada manfaatnya.

Sementara itu, Wamendiktisaintek lain, Fauzan, memberikan saran yang berbeda. Fauzan mengimbau kampus di wilayah terdampak erupsi vulkanik untuk mulai menerapkan perkuliahan jarak jauh atau hybrid. Imbauannya meliputi pengurangan aktivitas di luar ruangan seperti layanan kantor dan proses akademik lainnya untuk mengurangi risiko penyakit akibat debu erupsi. Fauzan juga menyarankan agar pimpinan perguruan tinggi mendirikan posko siaga di lingkungan kampus dan tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Selain itu, ia mengimbau kampus untuk memobilisasi bantuan bagi masyarakat dan sivitas akademika terkait dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait