Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Wapres AS Sebut Konflik dengan Iran Bukan Perang

Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa konflik dengan Iran tidak dapat dikategorikan sebagai perang, meskipun bentrokan telah berlangsung selama enam bulan sejak dimulainya pada 28 Februari 2026. Dalam pengarahan di Gedung Putih, Vance menegaskan tidak ada aksi tembak-menembak aktif saat ini dan operasi tempur besar hanya berlangsung selama enam minggu setelah konflik dimulai. Ia menambahkan bahwa AS tidak akan membuka kembali pembicaraan dengan Iran hingga negara tersebut menghentikan serangan terhadap kapal komersial. Namun, Iran tetap memegang kendali atas Selat Hormuz yang strategis, yang menjadi sumber ketegangan berkelanjutan. Bentrokan baru kembali terjadi beberapa minggu setelah periode tenang, akibat serangan AS pada hari Minggu yang memperparah kebuntuan dalam konflik enam bulan ini. Dengan risiko kenaikan harga bahan bakar yang dapat mempengaruhi elektoral Partai Republik, pemerintah Trump mulai menyebarkan pesan bahwa arus minyak di Selat Hormuz telah kembali ke tingkat sebelum konflik. Vance menegaskan bahwa AS tidak akan kembali bernegosiasi dengan Iran sampai serangan terhadap kapal komersial dihentikan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait