AS Klaim Jaringan Pipa Minyak Arab Saudi akan Beroperasi Lagi dalam Hitungan Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pipa minyak mentah utama Arab Saudi yang menghubungkan Timur ke Barat akan kembali beroperasi dalam hitungan hari, mengatakan Menteri Energi AS Chris Wright. Pipa ditutup akhir pekan lalu setelah serangan drone nirawak dari Irak, diduga dilakukan oleh kelompok proksi Iran. Selama gangguan, Riyadh mengalihkan ekspor minyak ke Laut Merah dan menggunakan dukungan militer AS di Selat Hormuz. Harga minyak mentah AS naik lebih dari 5% pekan ini, mencapai USD105 per barel. Perbaikan pipa diperkirakan selesai dalam lima pekan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 September 2026 pukul 08.09
Ekspor Saudi Terganggu, Harga Minyak Dunia Melesat ke Level Tertinggi Sejak Mei
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 07.53
Harga Minyak Hari Ini Melesat 4,4% Setelah Arab Saudi Membatalkan Pengiriman
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 08.51
Harga Minyak Bertahan di Atas US$100, Pasar Dibayangi Lonjakan Stok AS
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 05.37
Makkah Kena Alarm Perang, Saudi Jadi Pusat Perang Baru di Timteng
Berita terkait
Arab Saudi Tutup Jalur Pipa Minyak Kapasitas 7 Juta Barel Setelah Serangan Drone
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 21.03
AS tak Bantu Langsung Arab Saudi Lawan Houthi
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.29
Pipa Minyak Arab Saudi Dibom, Begini Dampaknya Bagi Dunia
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 10.31
Mengapa Pipa Minyak East-West Arab Saudi Penting bagi Pasokan Dunia?
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 10.00