Warga Dapat Rp 4-16 Juta, Pemerintah Ini Kucurkan Bansos untuk Belanja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Singapura mengucurkan paket bantuan sosial senilai S$900 juta atau sekitar Rp11,61 triliun untuk membantu rumah tangga dan pelaku usaha menghadapi dampak tingginya harga energi akibat ketidakpastian di Timur Tengah. Bantuan ini mencakup voucher CDC sebesar S$300 per rumah tangga dan potongan tagihan utilitas pada Oktober 2026 serta Januari 2027.
Bagi usaha kecil dan menengah, disediakan hibah tunai minimal S$500 bagi yang mempekerjakan setidaknya satu pekerja lokal, serta bantuan sewa hingga S$1.200 untuk pedagang di pusat jajanan dan pasar. Langkah ini bertujuan meredakan tekanan biaya, terutama bagi UKM yang bergantung pada rantai pasok dan energi.
Meskipun ekonomi Singapura tumbuh 6,3% pada kuartal I 2026 dan diperkirakan 5,7% pada kuartal II, pertumbuhannya belum merata. Pemerintah memperkirakan harga energi global akan tetap tinggi, sehingga paket bantuan diluncurkan untuk memberikan keyakinan kepada warga. Sebelumnya, Monetary Authority of Singapore juga menaikkan laju apresiasi dolar Singapura untuk menekan inflasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 13.43
Singapura Tebar Voucher Belanja Rp4 Juta ke Warga Imbas Energi Mahal
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 11.45
Warga Singapura Dapat Bantuan Rp 4,2 Juta Imbas Harga Energi Naik
Berita terkait
Ekonom Nilai B50 Bisa Menghemat Cadangan Devisa & Mendorong Transformasi Ekonomi
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.32
Harga Minyak Dunia Menguat Usai AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.30
Indonesia Bisa Raup Keuntungan Berlipat Jika Produksi Kendaraan Nasional Digenjot
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 00.12
Prabowo Tetapkan Lifting Minyak 2027 610.000 Barel per Hari
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 20.07