Waspada Polusi Pagi Ini! Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kualitas udara di wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (29/8) pagi mendudotasi posisi sepuluh besar kota dengan udara terburuk di dunia. Berdasarkan pemantauan IQAir pada pukul 05.50 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta mencapai 149, menempatkan ibu kota di urutan kedelapan secara global. Partisipan mikro PM2.5 mendominasi polusi udara Jakarta dengan konsentrasi 48,3 mikrogram per meter kubik, berisiko bagi kelompok sensitif dan lingkungan. Jakarta menempati peringkat kedelapan dengan AQI 149, diikuti oleh Delhi (185), Kuching (169), Kuala Lumpur (168), Manama (158), Kinshasa (157), Doha (154), dan Dubai (152). Pemerintah dan ahli kesehatan mendorong penggunaan masker, penutupan jendela, dan operasional air purifier untuk mengurangi paparan. Studi menunjukkan 60% penyakit dipicu polusi udara, sementara ITB memperkirakan emisi Jabodetabek mencapai 88,53 juta ton per tahun. Penanganan menuntut integrasi transportasi dan kebijakan lintas sektor untuk menurunkan polusi udara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 18.55
Resmikan Operasional RS Tria Dipa, Pramono: Perkuat Layanan Kesehatan Jakarta
Berita terkait
Riset ITB: Seandainya Jakarta Nol Emisi, Ibu Kota Tetap Tak Akan Bebas Polusi
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 07.00
Bisakah Jakarta Bebas Polusi Udara?
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.15
Studi ITB: Polusi Udara Jakarta Terbanyak Disumbang dari Transportasi
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.01
Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat di Hari Kemerdekaan, Warga Diimbau Pakai Masker
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 06.27