Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Xi Jinping Bakal Temui Trump di Washington, China-AS Menuju Akur?

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menjamu Presiden China Xi Jinping di Gedung Putih pada 24 September 2026 dalam pertemuan tingkat tinggi yang dinilai berisiko tinggi. Meskipun isu perang Iran diperkirakan akan menjadi sorotan, sejumlah pengamat memprediksi ekspektasi rendah terhadap hasil pertemuan tersebut. China dan AS diperkirakan lebih fokus menghindari langkah provokatif yang dapat merusak gencatan senjata perdagangan yang sedang berlangsung. Pada pertemuan terdahulu di Beijing, isu Timur Tengah hanya mendapatkan peran kecil dalam perbincangan, dan pola yang sama diperkirakan akan terulang di Washington.

Direktur Senior Foundation for Defense of Democracies, Craig Singleton, menyatakan bahwa pertemuan ini lebih bertujuan meredakan ketegangan daripada menyelesaikan konflik mendasar. Ia menekankan bahwa hubungan kedua negara semakin bergantung pada transaksi tanpa kepercayaan dan stabilitas. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan bahwa China harus bertanggung jawab atas solusi terkait Iran, meskipun China baru-baru ini menjadi satu-satunya negara yang menentang pernyataan bersama G20 terkait perdagangan dan perang Iran.

Sementara itu, isu teknologi kecerdasan buatan (AI) juga akan masuk dalam agenda pembahasan. Namun, gaya kepemimpinan Trump yang dinilai sentralistik diperkirakan akan membatasi peluang terobosan diplomatik signifikan. Para ahli memperkirakan bahwa ancaman sanksi sekunder AS terhadap mitra bisnis Iran yang melibatkan China akan menjadi poin krusial, namun Departemen Keuangan diperkirakan akan enggan mengambil tindakan drastis menjelang pertemuan puncak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait