Xi Jinping Serukan BRICS Dorong Perdamaian Timur Tengah di KTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Tiongkok Xi Jinping menyerukan negara-negara anggota BRICS untuk bersatu mendorong perdamaian di Timur Tengah dalam KTT Pemimpin BRICS di New Delhi, India, pada Sabtu (12/9/2026). Dalam pidatnya, Xi menyatakan bahwa konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah dan Teluk memberikan kerugian serius bagi masyarakat internasional dan tidak selaras dengan kepentingan bersama. Konflik ini terutama merusak infrastruktur sipil dan militer, serta mengganggu pasokan energi global. Xi juga mendesak BRICS untuk menolak mentalitas Perang Dingin dan menentang pelanggaran kedaulatan negara lain. Ia menekankan komitmen Beijing untuk bekerja sama dengan anggota BRICS lainnya guna mewujudkan stabilitas di kawasan tersebut.
KTT ini dihadiri oleh para pemimpin dari Tiongkok, Rusia, dan Iran, serta mencakup diskusi tentang reformasi tata kelola global. Presiden Rusia Vladimir Putin mendukung keterwakilan Asia, Afrika, dan Amerika Latin di Dewan Keamanan PBB, sementara Presiden Prabowo Subianto dari Indonesia hadir untuk memperkuat kerja sama multilateral. Premier Malaysia Anwar Ibrahim juga berpartisipasi dan membahas berbagai isu seperti penerbangan langsung dan ekspor minyak sawit dengan Putin.
Setelah masa kepemimpinan India berakhir, Tiongkok dijadwalkan mengambil alih kepemimpinan bergilir BRICS tahun depan. Sesi mendatang akan membahas keberlanjutan pertumbuhan ekonomi inklusif melalui tema 'Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability'. Posisi BRICS yang semakin kuat dalam peta ekonomi dunia menjadikan KTT ini penting untuk menentukan arah kolaborasi di sektor-strategis baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 September 2026 pukul 21.35
Momen Akrab Prabowo Bersama Putin, Xi Jinping hingga PM Modi Jelang KTT BRICS
Detik.com · 12 September 2026 pukul 18.26
Presiden Iran Bilang Timur Tengah Tak Butuh AS Jadi 'Polisi Kawasan'
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.00
Putin, Xi Jinping dan Presiden Iran Bakal Bertemu di India, Ada Apa?
Berita terkait
AS Mungkin Tinjau Lagi Kehadiran Militer di Timur Tengah Jika Terjadi Perdamaian dengan Iran
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 07.15
Xi Jinping Tantang Pengaruh AS di Timur Tengah: ‘Campur Tangan Eksternal Harus Ditolak’
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 05.48
Jarang-jarang Kunker ke Mesir, Xi Jinping Bicara Nasib Timur Tengah
Detik.com · 3 September 2026 pukul 11.06
Upaya Pemulihan Keamanan Timur Tengah, Kepala Militer Pakistan Kunjungi Teheran
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 00.26