Yaman Tutup Sementara Pelabuhan Strategis Laut Merah Buntut Serangan Houthi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Yaman menutup sementara Pelabuhan Mokha di Laut Merah setelah dihantam lebih dari 25 rudal dalam serangan kelompok militan Houthi. Serangan itu menewaskan tujuh orang dan menyebabkan kerugian diperkirakan 16 juta dolar AS.
Dilansir CNN pada Minggu (16/8/2026), Houthi meluncurkan enam rudal balistik ke kota pelabuhan strategis Mokha. Juru bicara Angkatan Bersenjata Houthi Brigadir Jenderal Yahya Saree mengklaim serangan menargetkan konsentrasi pasukan dan persenjataan militer Saudi serta kapal militer pihak proksi dan tentara bayaran di Mokha.
Houthi telah meningkatkan serangan terhadap sekutu AS dan kapal di kawasan dalam beberapa pekan terakhir. Kelompok ini salah satu milisi terkuat didukung Iran di Timur Tengah. Mereka terlibat konflik pada Maret, sebulan setelah Israel dan AS menyerang Iran, lalu menembakkan rudal ke Israel. Bulan ini Houthi baku tembak dengan pemerintah Yaman yang diakui internasional dan menyerang Arab Saudi, mengakhiri gencatan senjata de facto selama empat tahun. Peningkatan konflik terjadi di tengah keamanan maritim tidak stabil di Selat Hormuz dan Laut Merah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 08.57
Kelompok Houthi Luncurkan 6 Rudal Balistik ke Pelabuhan Mokha Yaman
Berita terkait
Balas Serangan Houthi, Saudi Lancarkan 28 Serangan ke Yaman dalam 24 Jam
Detik.com · 21 September 2026 pukul 01.48
Janji Trump ke Arab Saudi Usai Tolak Serang Houthi
Detik.com · 12 September 2026 pukul 22.23
Tolak Serang Houthi, Trump Janjikan Dukungan Intelijen AS ke Arab Saudi
Detik.com · 12 September 2026 pukul 10.46
Perang Yaman Berkecamuk! Pemberontak Houthi dan Pasukan Pro-Saudi Berebut Sanaa dan Laut Merah
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 04.40