Yaman vs Kelompok Houthi: Laut Merah Bergejolak, Keamanan Global Terancam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Yaman mengeluarkan peringatan keras kepada Dewan Keamanan PBB terkait peningkatan eskalasi militer oleh kelompok Houthi di Laut Merah. Houthi berupaya menguasai Selat Bab al-Mandeb, jalur pelayaran internasional strategis yang berdampak pada stabilitas regional dan global. Pemerintah Yaman menekankan perlindungan Selat Bab al-Mandeb sebagai prioritas keamanan internasional, sementara perebutan wilayah seperti Pulau Zuqar dan kota pelabuhan Mokha mengkhawatirkan ancaman terhadap ekspor minyak Arab Saudi serta stabilitas perdagangan global. Harga minyak Brent melonjak hingga US$105 per barel akibat konflik di Timur Tengah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 07.00
Perang Menggila-Minyak Bisa Kiamat: Usai Hormuz, Laut Ini dalam Bahaya
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 04.40
Perang Yaman Berkecamuk! Pemberontak Houthi dan Pasukan Pro-Saudi Berebut Sanaa dan Laut Merah
Berita terkait
Arab Saudi Minta AS Serang Houthi, Ini Jawaban Washington
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 18.31
Bentrokan Sengit Houthi dan Pasukan Yaman, 81 Orang Tewas
Detik.com · 4 September 2026 pukul 17.44
Laut Merah Membara! Houthi Lempar Hujan Rudal ke Kapal Militer Saudi
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.00
Blokade Houthi Makin Ganas di Laut Merah, Arab Saudi Bakal Nekat Bentuk Koalisi Baru?
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 22.07