Yenny Wahid Soroti Demo di Muktamar NU: Marah-Marah dan Merusak Bukan Kultur NU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Yenny Wahid menyatakan demonstrasi dan perusakan fasilitas selama Muktamar NU Ke-35 tidak mencerminkan kultur Nahdlatul Ulama. Ia menekankan bahwa kultur NU adalah musyawarah, bukan aksi marah-marah. Yenny menilai kekecewaan terhadap keputusan muktamar sebaiknya diterima dan tidak dilakukan tindakan anarkis. Ia juga mendukung keputusan mengenai masa iddah politik untuk menjaga netralitas NU sebagai organisasi yang berada di atas partai politik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 23.56
Yenny Wahid: Demonstrasi dan Chaos Bukan Kultur Nahdlatul Ulama
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 21.12
Gus Ipul Tegaskan Keputusan Muktamar Ke-35 NU Mengikat Peserta
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 19.52
Muktamar ke-35 NU, KH Imam Baihaqi Minta Perkum Iddah Politik Dianulir
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 18.45
Menyambut Muktamar, Menyelamatkan NU
Berita terkait
Muktamar ke-35 NU Memanas, Masa Iddah Jabatan Politik Calon Ketum PBNU Jadi Pemicu
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 16.18
Protes, Puluhan Orang Paksa Masuk Arena Muktamar NU
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 16.09
Rais Aam dan Ketum PBNU Dilarang Rangkap Jabatan Politik
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 06.55
Yenny Wahid Titip Pesan untuk Ketua Umum PBNU Terpilih: Rangkul Semua Pihak
JawaPos · 29 Agustus 2026 pukul 22.45