Yusril Ihza Mahendra Minta Warga tak Terprovokasi Kericuhan Pejompongan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi belum terverifikasi mengenai kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat. Insiden tewasnya Bambang dan penganiayaan siswa Faturrohman masih dalam penyelidikan oleh Polda Metro Jaya yang belum menetapkan tersangka. Yusril menegaskan tidak ada tudingan spesifik terhadap kelompok tertentu dan meminta semua pihak menyerahkan proses penyelidikan kepada aparat penegak hukum. Kericuhan terjadi saat demo pengesahan RUU Perampasan Aset di Gedung DPR, dengan 18.504 personel pengamanan siapkan menjaga ketertiban.
Bagikan
Berita terkait
Penjelasan GRIB Jaya soal Hercules di Lokasi Ricuh 27 Agustus Malam
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 16.25
Forsiber Kritik 13 Jenis Kejahatan di RUU Perampasan Aset, 'Pilih di Luar Daftar, Maka Aset Anda Aman!'
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 15.23
Feri Amsari Pertanyakan Aksi Warga Pati: Kenapa RUU Perampasan Aset dan Mengapa Diterima Pimpinan DPR?
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 14.00
13 Tindak Pidana Ini Masuk RUU Perampasan Aset, Ini Daftar Lengkapnya
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 08.45