Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Arsip

Jumat, 14 Agustus 2026


Peristiwa hari itu

Semua peristiwa →

  1. Sidang Tahunan MPR 2026: Jokowi Hadiri, Megawati dan SBY Absen

    Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026). Presiden ke-7 Joko Widodo hadir dalam acara yang diawali pukul 08.30 WIB. Ia tiba sekitar pukul 07.38 WIB dengan mengenakan setan jas hitam. Turut hadir mantan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Boediono, dan Jusuf Kalla. Agenda ini juga akan diisi oleh Presiden ke-8 Prabowo Subianto yang menyampaikan Pidato Kenegaraan.

  2. Telkomsel and Bali Launch AI-Based Education Ecosystem for Numeracy Enhancement

    Telkomsel collaborates with Bali Provincial Government, Gasing Academy, Kuncie, and education stakeholders to launch an AI-based education ecosystem aimed at improving numeracy skills for teachers and students. The program features the GASING (Easy, Fun, Enjoyable) approach for teacher training via Gasing Academy, AI-supported student learning through the Sacred Octagon game-based platform, and Skul Pintar for assessments. This initiative aligns with the fourth Asta Cita of President Joko Widodo, emphasizing human resource development, science, technology, and education. The ecosystem emphasizes data-driven monitoring for continuous evaluation and improvement, with AI serving as a supportive tool rather than a replacement for teachers. The program reflects Telkomsel’s prior bundling package with Sacred Octagon via MyTelkomsel and by.U applications to expand digital numeracy access. Governor Wayan Koster fully supports the initiative as part of efforts to build a competitive human resource base in Bali. Prof. Yohanes Surya, originator of the GASING method, asserts that no child is unintelligent—only underserved by inappropriate learning methods. While both media report the same core collaboration, Detik.com additionally highlights the governor’s expressed hope for broader outreach across all schools and communities in Bali, whereas CNBC Indonesia focuses more on the technical and pedagogical components of the ecosystem.

  3. Program Klasterisasi 2026 Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabencana di Agam

    PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Pemerintah Kabupaten Agam melaksanakan Program Klasterisasi 2026 untuk memulihkan ekonomi masyarakat pasca bencana banjir dan banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Program ini mencakup dua klaster utama, yaitu Klaster Olahan Ikan Hasil Danau Maninjau di Huntara Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, serta Klaster Olahan Pinang Salareh Aia di Kecamatan Palembayan.

  4. Prudential Meluncurkan Kampanye 'Janji, Jadi Nyata' di Delapan Pasar Asia

    Prudential plc mengembangkan kampanye regional 'Janji, jadi nyata' di delapan pasar Asia, termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, Hong Kong, dan Taiwan. Di Indonesia, kampanye dipelaksan oleh Prudential Indonesia dan Prudential Syariah melalui situs web, media sosial, serta berbagai acara kota, dengan menekankan kisah autentik tentang hubungan ibu dan anak sebagai bentuk komitmen personal dalam menjaga orang-orang terkasih. Media Indonesia menyebutkan bahwa kampanye menyoroti perlindungan sebagai bentuk janji untuk menjaga kesehatan dan masa depan keluarga, serta mengutamakan pengalaman Judith T., nasabah yang terkena kanker, sebagai contoh nyata manfaat perlindungan. Perbedaan terletak pada klaim pembayaran: JPNN.com tidak menyebut angka, sementara Media Indonesia melaporkan Prudential membayarkan klaim Rp16 triliun ke 332.122 penerima di 2025.

  5. Puan Maharani Tekan APBN 2027 Harus Sejahterakan Rakyat

    Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 menekankan bahwa APBN 2027 yang diperkirakan mencapai Rp 4.000 triliun harus dinilai dari efektivitasnya dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan semata-mata dari angkanya. Berbagai media meliput peristiwa ini dengan penekanan yang berbeda.