1.500 Buruh Garmen di Jateng Terancam PHK, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap sekitar 1.500 buruh garmen di Jawa Tengah. Dua perusahaan terdampak adalah PT Victory Apparel di Semarang (800 pekerja) dan PT Samwon di Jepara (670 pekerja). Penyebab utama adalah kondisi keuangan memburuk dan penurunan pesanan ekspor B2B dari pelanggan.
Kedua perusahaan beroperasi di kawasan berikat untuk ekspor. Kemenperin menegaskan PHK murni faktor internal, tidak terkait banjir impor. Sebagai tindak lanjut, Kemenperin akan mendorong penyerapan buruh terPHK ke perusahaan baru yang berinvestasi di Jawa Tengah pada 2026, mengingat masih tingginya investasi di sektor garmen dan alas kaki.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 17.05
Kemenperin Bongkar Biang Kerok PHK Pabrik Garmen di Jawa Tengah
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 14.20
Kemenperin Ungkap Penyebab Dua Pabrik Tekstil Jateng PHK Ratusan Karyawan
Berita terkait
Biang Kerok 1.500 Buruh di Jateng Terancam PHK
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 07.28
Pemerintah Buka Suara soal PHK Industri Garmen di Cimahi
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.31
Gelombang PHK Belum Usai, Ratusan Buruh di Cimahi Kehilangan Pekerjaan
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 07.32
Kemenperin Siapkan Jurus Cegah Badai PHK Sektor Manufaktur
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 14.53