Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gelombang PHK Belum Usai, Ratusan Buruh di Cimahi Kehilangan Pekerjaan

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengonfirmasi bahwa penurunan permintaan dari pasar ekspor menjadi penyebab utama pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 178 buruh PT Namnam Fashion Industries di Cimahi, Jawa Barat. Lesunya penyerapan produk garmen di pasar luar negeri memaksa perusahaan menyesuaikan kapasitas produksi. Pernyataan ini disampaikan Menperin di sela acara Official Launching Indo Startup Expo & Forum 2026 di Jakarta, Kamis (6/8).

PT Namnam Fashion Industries memiliki tiga fasilitas produksi, namun dua di antaranya telah dinonaktifkan karena pendapatan perusahaan terus mengalami penurunan. Meski menonaktifkan sebagian fasilitas, perusahaan belum menghentikan seluruh kegiatan operasional. Kementerian Perindustrian terus memantau perkembangan perusahaan garmen tersebut untuk mengantisipasi dampak lebih luas terhadap sektor industri tekstil dan garmen nasional. Kasus ini menegaskan bahwa sektor manufaktur yang bergantung pada ekspor masih rentan terhadap fluktuasi permintaan global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait