Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kemenperin Bongkar Biang Kerok PHK Pabrik Garmen di Jawa Tengah

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkap bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) di dua pabrik garmen di Jawa Tengah, Victory Apparel dan PT Samwon, disebabkan oleh penurunan pesanan ekspor dari pelanggan bisnis, bukan serbuan barang impor. Kedua perusahaan beroperasi di kawasan berikat dengan orientasi produksi untuk pasar ekspor. Direktur Industri Tekstil Kemenperin, Rizky Aditya Wijaya, menjelaskan bahwa hasil peninjauan lapangan menunjukkan masalah utama adalah berkurangnya pesanan business to business (B2B), yang merupakan masalah internal perusahaan. Narasi yang menyalahkan impor dinyatakan tidak benar.

Sebagai langkah mitigasi, Kemenperin berupaya menyerap pekerja yang terdampak PHK ke investasi baru yang berkembang di Jawa Tengah. Provinsi ini masih menerima banyak investasi baru di sektor garmen dan alas kaki hingga 2026, sehingga tenaga kerja di-PHK diharapkan dapat segera terserap. Kemenperin juga memperkuat pemantauan kondisi industri melalui Indeks Kepercayaan Industri (IKI) untuk mengantisipasi potensi penutupan fasilitas produksi. Selain itu, pihaknya berkoordinasi dengan pelaku industri untuk mengidentifikasi dan mengatasi kendala seperti bahan baku, pembiayaan, dan akses pasar ekspor guna menjaga keberlangsungan produksi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait