Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

1.999 Dapur MBG Ditutup, Ahmad Arif: Bikin Sertifikat Mudah, Ijazah Saja Bisa di Pasar Pramuka

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara 1.999 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) karena pengelolanya belum mendaftar Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) ke Dinas Kesehatan. Kepala BGN, Sudaryono, menyatakan penutupan ini bertujuan untuk investigasi dan verifikasi kelayakan operasional berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 7 September 2026.

Kebijakan ini dikritik oleh pegiat media sosial Ahmad Arif yang menilai sertifikat bukan jaminan keamanan pangan, mengingat kasus keracunan tetap terjadi pada dapur bersertifikat. Arif menyindir kemudahan pembuatan dokumen formal di Indonesia dan mengusulkan desentralisasi dana Makan Bergizi Gratis (MBG) agar dikelola langsung oleh sekolah dan komunitas lokal guna mengurangi beban anggaran negara.

Berita terkait