3 Saham Short Selling Ambruk, BRPT Paling Tertekan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mayoritas saham dalam daftar Efek Short Selling Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah pada perdagangan Selasa (29/9/2026). Dari lima emiten yang dipantau, tiga saham mengalami penurunan harga, dengan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebagai penurunan terdalam sebesar 2,03% ke level Rp1.445 per saham.
Selain BRPT, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 1,67% menjadi Rp177 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,20% ke Rp6.150. Sebaliknya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat penguatan tertinggi 0,75% ke Rp6.700, diikuti PT Astra International Tbk (ASII) yang naik 0,64% ke Rp4.700.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 29 September 2026 pukul 09.43
Indovest dan Ajaib Dapat Izin Transaksi Short Selling, Ini Daftar 5 Sahamnya
kumparan · 28 September 2026 pukul 17.32
BEI Bakal Umumkan 5 Saham untuk Short Selling, Berlaku 1 Oktober 2026
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.40
Lagi, Bos ASII Kepergok Borong 500 Ribu Saham di Harga Rp4.769
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.45
Short Selling Akan Dibuka, Investor Cuma Bisa Transaksikan 5 Saham Ini
Berita terkait
Ini Daftar 5 Saham Short Selling Mulai 1 Oktober, Ada ASII, BRPT, BUMI hingga INDF
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 06.44
BEI Buka Kembali Short Selling Mulai Oktober, Tahap Awal Hanya 3-5 Saham
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 16.24
Saham GOTO ARB Dua Hari Berturut-turut, Kini Bertengger di Rp37
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.40
Bos Bursa Buka-bukaan Dampak Batas Saham Gocap Dihapus ke IHSG
Detik.com · 29 September 2026 pukul 09.57