833 Dapur MBG Disetop Permanen, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program makan bergizi gratis (MBG) secara permanen hingga 27 Juli 2026. Kepala BGN Sudaryono mengumumkan total 883 dapur disuspend, terdiri dari 98 di Sumatera, 311 di Jawa dan Madura, serta 424 di wilayah lainnya. Penghentian permanen ini berbeda dengan sebelumnya karena dapur yang ditutup tidak lagi menerima insentif.
Penutupan dilakukan karena dapur-dapur tersebut tidak berkomitmen memperbaiki kualitas dan standar sesuai SOP. Pelanggaran utama meliputi higienis dan sanitasi yang buruk, kualitas makanan tidak memenuhi standar, serta masalah instalasi pengolahan air limbah (IPAL). BGN telah memberikan tenggat waktu perbaikan, namun tidak dipenuhi sehingga suspensi permanen diberlakukan.
Dengan langkah ini, BGN menegaskan komitmen terhadap mutu program MBG. Dapur yang disuspend benar-benar ditutup dan tidak mendapat insentif, berbeda dengan kebijakan sebelumnya yang tetap membayar meski disuspend sementara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 15.15
Sudaryono Beberkan Tiga Fokus Utama BGN
Berita terkait
463 Dapur MBG Kena Suspend, Bos BGN Beberkan Penyebabnya
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 12.40
Kejagung Sita Harta Eks Kepala BGN Dadan Hindrayana Rp8,43 Miliar, Ada Rolex hingga Mobil Pickup
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 18.18
Badan Gizi Nasional Tutup 1.288 Dapur MBG, Ini Alasannya
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.15
Badan Gizi Nasional Pecat 249 Pengelola SPPG, Ini Penyebabnya
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.45