Agenda di Balik Isu Desil, PDIP: Angka Kemiskinan Turun, Orang Mampu Naik, Anggaran Bansos Jadi...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Politikus PDIP Guntur Romli mengkritik penggunaan algoritma desil untuk menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat, menudingnya direkayasa untuk hanya menaikkan kasta desil tanpa memperhitungkan kondisi ekonomi sebenaranya. Ia menyebut contoh pekerja serabutan dan dosen honorer yang tercatat dalam desil tinggi meskipun penghasilannya tidak stabil atau terbatas, sehingga mengganggu akurasi data kemiskinan dan mengurangi anggaran bansos serta subsidi. Guntur menyoroti dampaknya pada program seperti PIP dan KIP Kuliah serta meminta perbaikan sistem pendataan agar mencerminkan kondisi ekonomi secara adil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 3 September 2026 pukul 12.15
Cara Cek dan Perbaiki Desil Bansos yang Tidak Sesuai Kondisi Ekonomi
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 18.00
Sinkronisasi data BKKBN dan BPS pemicu perubahan status desil bansos
kumparan · 2 September 2026 pukul 16.17
Polling kumparan: 74,37% Pembaca Sebut Desilnya Tak Sesuai Kenyataan
Detik.com · 1 September 2026 pukul 18.45
Akurasi Data Desil demi Bansos Tepat Sasaran
Berita terkait
PDIP: Rakyat Kecil Dipaksa Membuktikan Kemiskinannya Sendiri
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 14.47
Arti dan Rincian Desil 1-10, Jadi Acuan Penerima Bansos
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.00
Mensos soal Polemik Data Desil: Warga Bisa Ajukan Pemutakhiran
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 20.58
Penerima Bansos hingga Beasiswa Terdampak Desil, BPS Buka Suara
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 19.30