PDIP: Rakyat Kecil Dipaksa Membuktikan Kemiskinannya Sendiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Politikus PDIP Guntur Romli mengkritik sistem desil (penentuan status kesejahteraan) yang menyebabkan rakyat kecil harus membukktikan kemiskinan mereka sendiri melalui mekanisme sanggahan yang rumit. Menurutnya, ketika status kesejahteraan seseorang salah diklasifikasikan sebagai lebih mampu, warga kehilangan akses bantuan sosial dan program pendidikan, lalu dipaksa membuktikan kembali bahwa mereka membutuhkan bantuan. Guntur menyoroti kasus ratusan mahasiswa yang terancam kehilangan bantuan kuliah akibat kenaikan desil ekonomi keluarga, serta anak-anak petani, buruh, dan pekerja informal yang berisiko serupa. Ia mempertanyakan akurasi sistem yang hanya mengandalkan data administratif seperti profesi, tanpa mempertimbangkan pendapatan, utang, tanggungan keluarga, dan beban hidup sebenarnya. Guntur menegaskan bahwa desil seharusnya melindungi kelompok rentan, bukan menjadi alat birokrasi yang merampas hak-hak mereka.
Bagikan
Berita terkait
Agenda di Balik Isu Desil, PDIP: Angka Kemiskinan Turun, Orang Mampu Naik, Anggaran Bansos Jadi...
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 14.34
Legislator PDIP Soroti 130 Mahasiswa Unpad hingga Anak Tukang Becak Masuk Desil 9
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 16.14
Legislator PDIP Soroti Permasalahan Desil, Potensi Buat Anak Indonesia Putus Sekolah
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 13.05
PDIP: Algoritma Desil Ini Sungguh Ancaman Nyata terhadap Nasib Rakyat Kecil di Indonesia
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 14.23