AHY: Hukum Tak Boleh Berubah karena Nama, Jabatan, Kekayaan atau Kedekatan dengan Penguasa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa hukum harus berlaku sama bagi seluruh warga negara tanpa memandang nama, jabatan, kekayaan, atau kedekatan dengan pusat kekuasaan. Menurutnya, penegakan hukum yang tidak adil dapat menghancurkan kepercayaan publik terhadap institusi negara. AHY menekankan bahwa prinsip kesetaraan di hadapan hukum harus diterapkan mulai dari lingkungan internal partai, termasuk tidak membela yang salah hanya karena kawan, dan tidak menyerang yang benar hanya karena lawan. Ia juga menghubungkan pentingnya penegakan hukum yang objektif dengan agenda pemberantasan korupsi, serta penggunaan anggaran negara yang akuntabel untuk proyek strategis nasional. AHY menyatakan bahwa kekayaan negara yang diselamatkan harus dikembalikan untuk kepentingan masyarakat, dan menegaskan bahwa tidak ada ekonomi yang kuat tanpa hukum yang dapat dipercaya.
Bagikan
Berita terkait
Karya Perkara
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 07.40
2 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hakim Banding Ringankan Vonis
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 20.56
Oknum Anggota TNI AL Dilaporkan ke Puspom terkait Dugaan Perzinahan
VOI · 4 September 2026 pukul 19.15
Saksi Beri Keterangan Berdasarkan Asumsi, Gus Yaqut: Ini Soal Nasib Saya Loh Pak
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 08.00