Airlangga: ETF Emas Perkuat Pasar Keuangan Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320078/original/017683700_1786334345-IMG_6362.jpg)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai peluncuran Exchange Traded Fund (ETF) emas sebagai langkah strategis untuk memperdalam pasar keuangan Indonesia. ETF emas ini diharapkan tidak hanya menambah pilihan investasi, tetapi juga meningkatkan likuiditas pasar emas nasional dengan menghubungkan berbagai pelaku seperti manajer investasi, bank kustodian, bank bullion, dealer, hingga Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain itu, kehadiran ETF emas membuka peluang bagi industri asuransi untuk berinvestasi pada emas melalui pasar modal, yang sebelumnya tidak dapat berinvestasi langsung pada bullion.
Airlangga menyatakan bahwa potensi pengembangan ETF emas di Indonesia cukup besar, mengingat nilai ETF emas global mencapai sekitar US$4.047 miliar, dengan Amerika Serikat, China, dan India masing-masing menguasai sebagian besar pasar. Di sisi lain, jumlah emas yang dikelola Pegadaian mencapai sekitar 153 ton atau setara dengan US$20 miliar, memberikan ruang bagi Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara lain di kawasan.
Pemerintah juga tengah membahas perlakuan perpajakan terhadap transaksi Electronic Gold Receipt (EGR), termasuk PPN dan PPh Pasal 22, untuk meningkatkan transaksi sektor keuangan. Pengembangan ETF emas ini bertepatan dengan fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,29% pada kuartal II 2026 dan investasi tumbuh 7,2% secara tahunan dengan nilai lebih dari Rp1.000 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 10.10
Cara Beli ETF Emas, Lengkap dengan Tickernya
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 14.30
Airlangga Ungkap Potensi ETF Emas Indonesia Capai Rp357 Triliun
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 20.04
ETF Emas Perdana Hadir di BEI, Pegadaian Jadi Bullion Bank Tunggal Penopang Pasar
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.03
Pegadaian Jadi Satu-satunya Bullion Bank Underlying Provider ETF Emas di Indonesia
Berita terkait
Pemerintah Bakal Bebaskan Pajak ETF Emas
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 19.30
OJK Sebut ETF Emas Buka Akses Investasi Inklusif
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.00
Airlangga Ingin Pajak EGR Tak Hambat ETF Emas, Genjot Setara Transaksi Bursa
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.45
Airlangga dan Bos Pajak Pertimbangkan Potensi Pajak ETF Emas Direvisi
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 14.45