Airlangga: Indikator kategori desil berbasis survei ekonomi dan DTSEN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan indikator kategori desil kini dibangun berbasis survei ekonomi dan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). DTSEN merupakan basis data pemerintah yang menggabungkan berbagai data pemerintah dengan data kependudukan untuk mencatat kondisi sosial, ekonomi, dan peringkat kesejahteraan masyarakat. Data bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala. Pemerintah menggunakan data sosial dan ekonomi untuk menentukan sasaran program bantuan sosial, dengan desil 1-4 dapat diterima PKH dan bantuan sembako, desil 5 untuk PBI-JK, dan desil 6-10 sebagai kelompok berkesejahteraan tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.59
Airlangga: Desil Ekonomi Basisnya DTSEN
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.11
BPS Jelaskan Arti Desil 1-10: Bukan Ukuran Absolut Kemiskinan
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.13
Anda Bingung Masuk Desil Lebih Tinggi dari Anak Purbaya? Ini Alasannya
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 18.02
Menko Airlangga Buka Suara Soal Potensi Perubahan Desil Kesejahteraan Penerima Bansos
Berita terkait
BPS Jelaskan soal Desil dalam DTSEN
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.30
Kemensos Raih BPS Award 2026 Kategori Mitra Terbaik Kawal DTSEN
kumparan · 27 September 2026 pukul 09.19
Qodari: DTSEN Pastikan Perlindungan Sosial Jangkau Warga yang Membutuhkan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.08
Sri Untari Soroti Desil DTSEN, Ratusan Ribu Warga Berisiko Terlewat dalam Simulasi
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 21.20